5 Alasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

5 Alasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

bpdassolo.net – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah payung lembaga pendidikan yang didalamnya terdapat juga Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK). Kurang lebih, apa pentingnya PAUD, ya? Menurut Psikiater Pendidikan Anak dan Keluarga Hanindya Restiningtyas, M.Psi, sejumlah ahli menerangkan jika PAUD diperuntukkan oleh anak umur 0 sampai enam tahun. Hal ini tercantum pada UU No.20 Tahun 2003 tentang Mekanisme Pendidikan Nasional.

“PAUD secara harfiah berdasar sebagian ahli diperuntukkan oleh anak umur 0 sampai enam tahun di UU No 20 tahun 2003 juga atur jika memang pendidikan ini diperuntukkan untuk beberapa anak umur dini yaitu 0 sampai enam tahun,” katanya pada acara Instagram Live bersama mimin baru saja ini. Tidak itu saja, PAUD adalah program pendidikan yang bisa dilakukan dengan resmi atau tidak resmi. Dengan demikian, Sang Kecil bisa mendapatkan pendidikan PAUD di dalam rumah.

“PAUD itu program pendidikan yang bisa dijalankan dengan resmi atau tidak resmi. Jika tidak resmi ini umumnya di dalam rumah atau sejumlah lembaga PAUD, namun yang memiliki sifat resmi umumnya berwujud TK, dan karena itulah pentingnya PAUD bagi anak yang akan masuk sekolah dasar” terang psikiater yang dekat dipanggil Resti ini.

Inilah Alasan Pentingnya PAUD Bagi Anak

Ada banyak alasan pentingnya pendidikan anak umur dini yang bisa dikenali. Jika ingin tahu, berikut diantaranya:

1. Mempersiapkan anak ke tingkatan SD

Resti menerangkan PAUD menolong anak untuk menggairahkan dan menstimuli aspek yang diperlukan untuk tingkatan selanjutnya, yaitu SD. Faktor ini berbentuk kognitif, psikomotorik, dan penyesuaian. “Kematangan sekolah untuk SD pokok-nya ada persiapan untuk belajar, menyesuaikan. Nah ada kognitif, psikomotorik. Jika yang penyesuaian ada sosial, emosional, kepribadian, dan agama. Tingkatan PAUD ini menggairahkan semua faktor itu agar nanti siap ke tingkatan selanjutnya,” terangnya.

Baca Juga : Inilah 7 Alasan Kenapa Kamu Harus Kuliah

2. Mengajari anak bergaul

PAUD ikut mengajari anak untuk bergaul, khususnya pada usia lima tahun ke atas. Di pendidikan PAUD, anak akan belajar langkah menuntaskan permasalahan dan memutuskan. “Anak belajar bergaul pada usia PAUD khususnya pada usia lima tahun ke atas. Karena itu kita rangsang sebanyaknya tentang penyiapan ia masalah solving-nya bagaimana, ambil ketetapannya,” papar Resti.

3. Mengatur sikap

PAUD mempersiapkan anak untuk pelajari soft skill-nya dengan kegiatan bergerombol. Contohnya saja controlling. “Ini faktor soft kemampuan yang tidak terlihat, tetapi sebetulnya bisa distimuli lewat beberapa kegiatan bergerombol, bermain. Selanjutnya kekuatan untuk controlling,” ungkapkan Resti.

4. Mempelajari watak anak

Dalam peluang yang masih sama, Principal Kalyca Azzahra Preschool dan Kindergarten Shintia Yuliani, S.Psi, menerangkan jika PAUD penting juga untuk perdalam watak anak. Walau demikian, di sini anak masih tetap bisa belajar dan bermain. “Anak di KB umumnya pengkajian watak, bermain dan belajar. Jika TK aktivitasnya lebih mempersiapkan perbekalan anak ke tingkatan pendidikan lebih tinggi seperti SD,” terangnya. Mau tau lebih banyak informasi menarik lainnya seputar pendidikan? Kunjungi selalu situs https://www.bpdassolo.net/ untuk dapatkan updatetan terbarunya!

5. Memberikan nilai rohani dan jasmani

PAUD bisa mempersiapkan perbekalan anak ke tingkatan pendidikan lebih tinggi seperti mengajari membaca, menulis, dan berhitung. Namun, materi PAUD yang sebetulnya ialah memberikan beberapa nilai jasmani, rohani, dan kemandirian.

“Mempersiapkan, ya, karena sebetulnya materi PAUD bukan tersebut. tetapi lebih ke penanaman beberapa nilai jasmani, rohani, dan agar ia lebih berdikari hingga kekuatannya bertambah di masa golden age-nya,” ungkapkan Shintia.